Tips Memilih Silicone Shield untuk Klien Lash Extensions

Kamu ingin membuka studio lash treatment mu sendiri? Pertimbangkan juga untuk sedia peralatan yang tepat. Karena ternyata, tidak hanya teknik yang mempengaruhi hasil lash treatment. Alat eyelash extension pun sangat berpengaruh terhadap hasil bulu mata yang didapatkan. Seorang lash technician biasanya menyediakan beberapa jasa lash treatment, yang paling umum di antaranya lash lift dan lash extension. Ada beberapa peralatan yang esensial dan bisa kamu pakai di lebih dari satu treatment dan ada pula yang spesifik untuk treatment tertentu. Nama-nama alat eyelash extension dan lash lift yang beragam mungkin akan membuat pemula di bidang lash treatment sedikit bingung. Yang akan kita bahas kali ini adalah cara memilih shield silicon. Alat ini digunakan pada treatment lash lifting pada bulu mata klien.

 

Apa itu Silicone Shield?

Proses lash lifting berbeda dengan eyelash extension karena pada lash lift yang digunakan adalah bulu mata natural klien itu sendiri. Silicone shield adalah alat bantu untuk mencapai bentuk bulu mata yang diinginkan pada bulu mata klien. Shield akan diletakkan pada kelopak mata kemudian bulu mata dibentuk mengikuti lekukan shield dengan menggunakan larutan khusus. Oleh karena itu, pemilihan shield yang tepat akan mempengaruhi bagus atau tidaknya hasil dari proses lash lifting.

 

Pilih Berdasarkan Ukuran

Alat pasang eyelash extension tersedia dalam beberapa ukuran, begitu pula dengan shield untuk lash lifting. Untuk peralatan studio lash treatment, kamu bisa membeli ukuran yang umum digunakan oleh para klien di Indonesia. Namun, untuk hasil lebih optimal kamu pun bisa menyediakan lebih dari satu ukuran. Shield silikon untuk lash lifting tersedia dalam 5 ukuran, yaitu extra small, small, medium, large, dan extra large. Ketika akan memilih, pertimbangkan bentuk mata dan panjang bulu mata natural klien. Semakin kecil shield, memang hasil lengkungan yang dihasilkan akan lebih dramatis. Namun tidak semua bulu mata bisa menggunakan shield terlalu kecil. Misalnya bulu mata yang panjangnya 13 mm, ketika memakai ukuran extra small malah ujungnya akan menjadi bengkok. Kurang lebih pertimbangan ukurannya adalah sebagai berikut:

  • Extra small untuk bulu mata lebih pendek, misalnya berukuran 7 mm
  • Small untuk ukuran bulu mata 8 mm dan kurang dari 8 mm
  • Medium untuk bulu mata panjang 9 mm dan kurang dari itu
  • Large untuk bulu mata natural sepanjang 10 mm atau kurang
  • Extra large untuk bulu mata berukuran panjang hingga pendek

Pertimbangkan Bentuknya

Beberapa merk shield silikon juga hadir dalam beberapa bentuk. Ada yang mampu menghasilkan tampilan bulu mata lebih natural hingga yang hasilnya mirip dengan eyelash extension. Contohnya inLei, yang memiliki dua macam shield: Natural Curl dan Perfect Curl. Bentuk yang tepat juga harus kamu pertimbangkan ketika memilih shield. Tentunya, perlu diskusi juga dengan klien apakah mereka menginginkan hasil yang lebih natural atau lebih dramatis. Natural curl contohnya, sangat cocok untuk mata dengan bentuk kelopak hooded atau yang lipatan matanya kurang terlihat jelas. Atau untuk klien laki-laki yang tidak ingin lash lift terlihat terlalu jelas.

 

Tes Terlebih Dahulu

Untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu bisa melakukan tes dahulu sebelum proses lash lifting. Caranya dengan meletakan shield di kelopak mata klien dan bandingkan bulu matanya dengan lebar shield. Ketika mengetes, shield jangan diberi lem lebih dulu ya. Idealnya, bulu mata klien harus mencapai 75% dari lebar shield. Biasanya ketika diberi lem ukurannya akan pas. Jika bulu mata melebihi lebar shield artinya ukuran yang kamu pilih terlalu kecil. Sedangkan jika kurang dari 50% lebar shield berarti terlalu besar.

 

Itulah pembahasan mengenai salah satu alat dan bahan eyelash extension dan lash lifting. Carilah alat eyelash extension yang berkualitas agar awet dan hasil lash treatmentnya memuaskan.

You have successfully subscribed!
This email has been registered