Apakah Eyelash Extension Tidak Halal? Simak Penjelasannya

Mengenai halal dan haramnya eyelash extension memang sempat menjadi perbedatan yang tidak ada habisnya. Pro dan kontra datang dari berbagai pihak menyoal metode terbaru di dunia kecantikan ini. Banyak yang beranggapan bahwa metode ini halal, tapi tidak jarang juga yang mengharamankannya.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang menganggap extension ini haram di antaranya dapat merusak kesehatan mata, bisa menghalangi air saat berwudhu, bahan extension berasal dari rambut manusia atau binatang, dianggap mengubah penampilan permanen (menipu), dan bulu mata tidak diperbolehkan menyentuh air dalam jangka tertentu.

Faktor di atas yang membuat metode bulu mata sambung ini dianggap haram. Terakit dengan anggapan extension ini bisa mengubah penampilan permanen, ada beberapa ulama, yakni ulama hanafi yang berpendapat bahwa hal itu diperbolehkan asalkan dengan maksud untuk menyenangkn hati suami.
Selain itu, jika extension dilakukan dengan tata cara yang benar dan baik, tidak merugikan bagi pengguna, maka keharaman tersebut perlu dipertanyakan lagi.

 

Fakta Eyelash extension Tidak Merugikan Pengguna

Ada beberapa fakta yang perlu dilihat lagi sebelum mengharamkan extension agar pendapat bisa dicerna dengan baik. Apa saja itu? Simak di ulasan berikut ini!
1. Tidak Menimbulkan Bahaya
Ada yang beranggapan bahwa metode ini dapat merusak mata. Padahal, jika pemasangan diakukan dengan cara dan ketentuanyang benar di bawah standarisasi perawatan extension bulu mata, semuanya bisa aman. Standar yang sudah ditetapkan tentu tidak akan memberikan dampak yang merugikan. Apalagi sampai merusak kesehatan mata. Jadi sebelum melakukan pemasangan extension, sebaiknya dicek terlebih dahulu kualitas dari penyedia jasa beserta sertifikasi yang dimilikinya.
2. Tidak Menghalangi Air Ke Kulit Mata
Saat menggunakan eyelash extension, air tetap bisa mengalir ke area kulit mata mata. Jadi persepsi yang mengatakan air tidak bisa mengalir sebenarnya kurang benar jika dilihat dari fakta ini. ada jarak selebar 1 mm antara bulu mata sambung dan kulit. Jadi, extension bulu mata tidak langsung menempel di kulit. Selain itu, lem yang bersifat waterproof membuat extension bulu mata tidak masalah meski terkena air. Jadi, tetap aman ya untuk berwudhu.

Apakah Eyelash Extension Tidak Halal? Simak Penjelasannya
3. Bahan Extension Bukan Dari Makhluk Hidup
Banyak orang yang beranggapan bahwa extension berasal dari bagian tubuh makhluk hidup (hewan dan manusia). Yang perlu kamu tahu, bahan pembuatan extension bulu mata ini tidak berasal dari makhluk hidup, melainkan dari bahan buatan. Bahan buatan tersebut tentu diproduksi dengan hati-hati agar tidak menimbulkan iritasi. Bahan buatan juga dinilai lebih steril jika dibandingkan dengan bahan yang berasal dari makhluk hidup.
4. Eyelash Tidak Bersifat Permanen
Mengubah ketentuan dari Tuhan memang tidak diperbolehkan. Akan tetapi, sifat dari extension bulu mata ini tidak permanen. Selayaknya kamu menggunakan make up yang bisa dihapus dan digunakan kembali. Jika dirawat dengan baik, extension bulu mata ini bisa bertahan sampai 4 – 7 minggu, yang artinya tidak permanen sama seperti make up. Bulu mata juga masih tumbuh normal.
5. Ditangani Oleh Profesional
Pemasangan extension bulu dilakukan oleh profesional yang sudah ahli di bidangnya. Jadi keamanan dan segala hal yang kamu khawatirkan bisa didiskusikan bersama terapis yang sudah ahli. Anda bisa mempercayakannya kepada Lavere, karena Lavere telah dipercaya banyak wanita di Indonesia untuk melakukan eyelash extensions.


Pada intinya, semmua berbalik pada pribadi masing-masing. Sebenarnya tujaun dari pemakaian eyelash extension ini untuk apa? Jika untuk membuat diri sendiri lebih percaya diri, agar lebih praktis, menyenangkan hati suami, lalu di mana letak keburukannya?  Menanggapi isu haramnya extension bulu mata, kamu juga perlu meninjau 5 fakta di atas. Lalu renungkann kembali, di mana letak kesalahannya?

You have successfully subscribed!