Iritasi Mata Merah Setelah Pemasangan Eyelash Extension, Jangan Panik Perhatikan Hal Berikut

Setiap wanita pasti menginginkan bulu mata yang lentik dan indah, untuk itu pemasangan eyelash extension merupakan pilihan tepat. Agar mendapatkan tampilan mata yang diidamkan, proses pemasangan eyelash extension perlu dilakukan di salon yang tepat untuk menghindari terjadinya resiko masalah kesehatan.

Walaupun telah memilih eyelash salon yang aman, terkadang masih ada customer yang mengalami iritasi ringan seperti mata memerah setelah melakukan treatment. Hal ini memang dapat terjadi akibat mata yang terpapar uap (fume) dari lem bulu mata.

Umumnya ada beberapa client yang memang rentan mengalami iritasi terhadap uap lem bulu mata karena membuka mata ketika treatment. Contohnya klien yang refleks membuka atau mengucek mata ketika tertidur selama treatment, klien dengan riwayat operasi kelopak mata sehingga tidak tertutup sempurna, maupun klien yang sekedar ingin membuka gadget saat treatment.

Namun jangan khawatir, hal ini dapat dicegah apabila memperhatikan hal-hal berikut saat melakukan treatment eyelash extension.

1. Hindari membuka mata saat melakukan treatment eyelash extension

Alasan utama terjadinya iritasi dan kemerahan pada mata dikarenakan mata terpapar uap yang ditimbulkan oleh lem bulu mata. Pada umumnya lem bulu mata berbahan kimia cyanoacrylate. Pada saat proses perubahan lem bulu mata yang cair menjadi padat dan pengering hal ini akan menimbulkan uap (fume) yang dapat masuk ke mata apabila mata tidak tertutup rapat.

Mata tertutup di saat treatment eyelash extension

2. Pastikan Mata tertutup sempurna tanpa rasa mengganjal

Sebelum proses pemasangan eyelash extension, Lash Artist akan memasangkan eyepatch untuk memisahkan bulu mata dan memastikan tidak ada produk yang masuk ke mata. Pada proses ini, pastikan mata tertutup rapat dan terasa nyaman seperti saat tidur. Infokan kepada therapist apabila merasa ada yang mengganjal pada mata. Hal ini cukup penting karena akan mencegah masuknya uap (fume) ke dalam mata.

3. Jangan menggunakan Handphone saat treatment

Proses pemasangan eyelash extention berjalan sekitar 1-2 jam dan tidak disarankan untuk membuka mata selama proses treatment. Sebaiknya persiapkan waktu tidak membuka HP selama proses pemasangan. Untuk itu kami menyiapkan teraphist yang handal dan produk-produk terbaik agar customer merasa nyaman selama treatment.

4. Gunakan tetes mata setiap akhir treatment

Penggunaan tetes mata dapat meredakan rasa tidak nyaman ketika terpapar fume. Kamu dapat meminta tetes mata sekali pakai yang disediakan di setiap outlet.

 

Jika suatu saat kondisi ini menimpa Anda, antisipasi pertama yang perlu dilakukan adalah tidak perlu panik terlebih dahulu. Terkadang, rasa gatal dan reaksi kemerahan terhadap area mata bukanlah alergi. Melainkan hanya iritasi mata yang sifatnya temporer. Apabila merasa ada yang mengganjal pada mata atau mata memerah, lakukan hal berikut untuk mengatasi iritasi.

  • Teteslah mata anda secara berkala 2 s/d 3 kali sehari dengan tetes mata pilihan anda.
  • Hindari mengucek/memegang mata agar daerah mata bersih/steril dan tidak terinfeksi dengan kotoran dari luar.
  • Iritasi umumnya akan reda dsekitar 2-5 hari setelah rutin menggunakan tetes mata, toleransi setiap orang dan jumlah paparan uap yang masuk ke mata menentukan berapa lama mata akan membaik.
  • Apabila merasakan sensasi terbakar dan iritasi tidak kunjung membaik segera hubungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Sekarang anda sudah paham untuk mengatasi mata kalian yang terkena iritasi setelah melakukan eyelash extension. Tertanya ada lem eyelash extension agar mata anda tidak perih bahkan terkena iritasi berikut lem eyelash rekomendasi yang aman untuk mata
You have successfully subscribed!
This email has been registered