Bisnis Waxing Salon dengan Modal Kecil – Lavere Lash
Langsung ke konten
SHOP ALL

Berita

Bisnis Waxing Salon: Modal Kecil, Profit Tinggi

by LIT Group 06 Feb 2026 0 komentar

Di tengah persaingan industri beauty yang semakin kompetitif, salon owner dituntut lebih smart dalam memilih layanan. Bukan hanya menyajikan service yang terlihat “wah”, tapi yang bisa cepat balik modal, dan konsisten menghasilkan profit. Salah satu layanan yang sering underrated, padahal sangat powerful dalam menghasilkan cashflow adalah waxing treatment salon.

Untuk Lash Sisters yang sedang merintis atau ingin scale up salon, waxing bisa menjadi jawaban paling realistis. Bahkan, banyak salon owner menyebut waxing sebagai layanan yang lebih profitable dibanding facial. Kenapa bisa begitu? Mari kita bahas dengan angka sederhana dan logika bisnis yang masuk akal.


Modal Usaha Waxing: Relatif Kecil, Risiko Rendah

Jika kita bicara soal modal usaha waxing, angkanya jauh lebih friendly dibanding layanan lain. Secara garis besar, modal awal waxing meliputi:

  • Wax heater

  • Wax (hard wax / soft wax)

  • Spatula & strip

  • Bed treatment

  • Aftercare product

Dengan estimasi modal alat sekitar Rp3-5 juta, Lash Sisters sudah bisa mulai menjalankan layanan waxing profesional. Tidak perlu mesin mahal, tidak perlu menyediakan consumable yang rumit, dan minim maintenance.

Bandingkan dengan facial treatment yang membutuhkan mesin, serum khusus, dan training lebih panjang. Dari sisi investment, waxing jelas lebih ringan.


Harga Treatment vs Waktu Pengerjaan

Inilah alasan utama bisnis waxing salon sangat menarik secara cashflow. Rata-rata harga waxing di salon kota besar:

  • Underarm waxing: Rp80.000 - Rp150.000

  • Brazilian waxing: Rp250.000 - Rp400.000

  • Full leg waxing: Rp200.000 - Rp350.000

Waktu pengerjaan? Hanya 15-30 menit per treatment.

Artinya, dalam 1 jam, Lash Sisters bisa melayani 2-3 klien. Jika satu treatment rata-rata Rp150.000, potensi omzet per jam bisa mencapai Rp300.000-450.000. Dengan margin tinggi dan consumable yang murah, waxing menjadi layanan dengan profit yang sangat sehat.


Kenapa Waxing Lebih Profitable daripada Facial?

Aspek Bisnis

Waxing Treatment

Facial Treatment

Modal Awal

Relatif kecil. Alat simple dan tidak membutuhkan mesin mahal

Lebih besar karena butuh mesin, serum, dan device khusus

Waktu Pengerjaan

Rata-rata 15-30 menit

Lebih lama, bisa 60-90 menit

Omzet per Jam

Tinggi karena bisa melayani 2-3 klien dalam 1 jam

Lebih terbatas, umumnya hanya 1 klien per jam

Repeat Order

Cepat, setiap 3-4 minggu sekali

Lebih jarang, 1-2 bulan sekali

Biaya Bahan

Rendah dan mudah dikontrol

Lebih tinggi karena produk skincare premium

Skill Dependency

Lebih mudah distandardisasi dan scalable

Sangat bergantung pada skill therapist

Upselling Opportunity

Mudah dikombinasikan dengan body care atau add-on service

Upselling lebih terbatas dan butuh edukasi ekstra

Risiko Treatment

Relatif rendah jika teknik benar

Lebih sensitif, risiko iritasi dan komplain lebih tinggi

 

Waxing sebagai Entry Point Bisnis Salon

Untuk Lash Sisters yang baru mau buka usaha, waxing bisa dibilang adalah entry point ideal. Bahkan jika salon berawal dari lash atau brow service, menambahkan waxing bisa langsung meningkatkan nilai rata-rata transaksi harian.

Strategi ini juga sejalan dengan insight bisnis beauty yang dibahas di artikel ini.  

Dengan positioning yang tepat, waxing bukan hanya layanan tambahan, tapi bisa jadi core income stream.



Saatnya Naik Level Lewat Edukasi yang Tepat

Waxing memang terlihat simple, tapi tanpa teknik yang benar, hasilnya bisa kurang maksimal dan client jadi tidak loyal. Inilah kenapa banyak salon owner memilih belajar langsung dari kelas profesional.

Dengan mengikuti kelas waxing yang terstruktur, Lash Sisters bisa:

  • Menghitung balik modal dengan lebih presisi

  • Menentukan pricing yang profitable

  • Meningkatkan speed tanpa mengorbankan kualitas

  • Membangun bisnis waxing salon yang scalable

Waxing bukan sekadar hair removal namun bisa jadi strategic service untuk salon yang ingin cepat grow, stabil, dan profitable.

Prev Post
Next Post

Tulis komentar

Ingat, komentar perlu disetujui sebelum dipublikasikan.

Someone recently bought a
[time] ago, from [location]

Terima kasih sudah berlangganan

This email has been registered!

Shop the look

Choose Options

Edit Option
Back In Stock Notification
Terms & Conditions
What is Lorem Ipsum? Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it? It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here', making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for 'lorem ipsum' will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).
this is just a warning
Masuk
Shopping Cart
0 items