Kupas Tuntas Cara Memilih Model Eyelash yang Tepat Sesuai Bentuk Mata

Tahukah kamu riasan mata dan bulu mata dapat memberi perubahan yang drastis pada wajahmu? Salah memilih lashes bisa mengakibatkan tampilanmu kurang oke dan tidak menyenangkan. Itulah pentingnya memilih bulu mata yang tepat sebelum melakukan prosedur lash treatment.

Bagi kamu yang tertarik untuk mencoba untuk eyelash extension atau yang sedang mempelajarinya, penting juga untuk memperhatikan bentuk lashes mana yang cocok. Karena, ada berbagai macam jenis eyelash extension dan tidak setiap orang cocok dengan bulu mata yang ditawarkan.

Selain look akhir yang diinginkan, kamu sebaiknya juga memperhatikan bentuk mata. Tiap bentuk mata akan membutuhkan panjang serta tipe curl yang berbeda. Berikut ini pembahasannya:

1. Mata Almond

Yang pertama yaitu mata berbentuk almon alias badam. Tipe mata ini memiliki panjang dua kali dari lebarnya. Mata dengan bentuk almon adalah yang paling umum ditemukan di dunia.

Mata ini memiliki satu kelebihan yaitu cocok dengan model eyelash extension apa saja. Jadi, mau menggunakan curl dan panjang yang mana pun cocok dengan bentuk ini.

Tinggal menyesuaikan saja dengan kesan akhir yang diinginkan. Misalnya jika ingin tampil lebih misterius bisa menggunakan extension cat eye.

2. Mata Bundar

Selanjutnya yaitu mata yang berbentuk bundar atau besar. Untuk membedakannya, tinggal melihat apakah ada bagian putih di bawah di atas iris pada mata. Mata ini memiliki kesan terbuka dan cerah, namun jika salah pilih lashes malah bisa tampak seperti sedang terkejut.

Untuk mata bundar, hindari extension yang memberi efek terbuka seperti doll eye. Bentuk mata ini lebih cocok memilih ukuran eyelash extension natural. Bisa juga dengan yang memanjang misalnya cat eye.

Bulu mata yang tidak terlalu melengkung seperti curl tipe B dan C cocok untuk mata bundar. Pilih juga lashes yang tidak terlalu panjang.

3. Mata Hooded

Mata hooded adalah bentuk mata yang bagian atas kelopaknya tebal. Lipatan matanya kadang tak begitu terlihat. Eyelash sesuai bentuk mata ini sebaiknya yang efeknya membuat mata tampak lebar.

Pilihlah bulu mata yang panjang untuk memberi kesan terbuka. Hindari lash dengan lengkungan kuat seperti tipe CC curl karena hasilnya akan terlihat tidak natural. Pilihlah tipe curl L, L+ atau M.

4. Mata Monolid

Mata monolid hampir menyerupai hooded. Bedanya, pada monolid hampir tidak terlihat lipatannya. Mata seperti ini umum pada orang-orang negara Asia Timur dan di Indonesia banyak dimiliki masyarakat keturunan Tionghoa.

Untuk mata monolid, lebih cocok menggunakan curl yang lebih dramatis untuk memberikan kesan mata lebih lebar. Kamu bisa menggunakan model lashes berjenis doll eye.

5. Mata Deep Set atau Dalam

Lalu deep set eye, atau mata yang menjorok ke dalam. Mata seperti ini banyak dimiliki orang keturunan Eropa.

Untuk mata bertipe ini, bagus menggunakan lashes yang efeknya membuat mata lebih ke depan seperti gaya baby doll dan open eye. Gunakan juga helai lash yang panjang, karena bulu mata ukuran pendek akan terlihat tidak natural.

6. Mata Close Set atau Berhimpitan

Untuk mata yang berhimpitan dapat kamu lihat dari jarak di antara mata yang tidak melebihi panjang 1 mata. Tipe mata ini cocok dengan style yang menonjolkan bagian pojok mata seperti gaya cat eye.

7. Mata Sayu

Dan terakhir eyelash extension sesuai bentuk mata untuk yang memiliki mata sayu atau downturned. Mata jenis ini kamu kenali dari bagian pinggir-pinggirnya yang sedikit turun. Jika salah lashes malah akan terlihat seperti mengantuk.

Karena itu pilihlah bulu mata dengan lengkungan yang kuat untuk memberi kesan segar. Bisa menggunakan curl C hingga CC. Gaya cat eye dengan bulu mata yang berukuran panjang juga cocok untuk bentuk mata ini.

Memilih lashes yang tepat penting agar efeknya terlihat positif pada wajah. Jadi, jangan sampai salah pilih ya. Kenali dulu bentuk matamu agar bisa memilih bulu mata yang tepat.

You have successfully subscribed!
This email has been registered